Judul: Pacar 10Menit Tiada ( Putri Melani )
Ceritanya: Seru, asik, romantis & sedih :')
Dimulai dari Sisi diam diam suka terhadap anak kelas lain bernama Digo. Sisi suka karena Digo itu adalah teman lamanya Sisi yang selalu melindungi Sisi dari siapapun ...
Sisi: "Digo apa loh selalu ngelindungi gue?"
Digo: "Iya si, itu pasti"
Sisi: "(diam&tersenyum)"
Digo: "gue yakin deh si, kalo loh udah gede nanti pasti cantik banget dan pasti banyak yang suka sama loh"
Sisi: "mulai deh bikin gue geer, lohpun gitu kali Digo. Pasti banyak cewe yang suka sama loh"
Digo: "haha, bisa aja loh"
Tiba tiba ada Nayla menghampiri mereka berdua
Nayla: "hey, kalian bicara apaan sih? Bicarain gue ya?"
Sisi: "enak aja loh, main ceplos"
Nayla: "jujur aja deh! Gue tau kalo Digo itu suka sama gue"
Digo: "(diam)"
Sisi: "gue pulang duluan ya"
Nayla: "eh tunggu dulu, gue becanda doang. Gue tau kali si kalo loh itu cemburu"
Sisi: "udah gue mau cabut balik, Digo gue pulang ya *by*"
Nayla: "tunggu, gue ini baru datang! Udah udah gue mau balik juga aah"
Sisi: "(menuju pintu)"
Nayla: "tunggu gue!! Mau bareng!! (Teriak)"
Tiba dirumah, sisi langsung duduk didepan tv dan sisipun memikirkan candaan nayla dirumah digo tadi. Tiba tiba mama sisi pun mengejutkan sisi ...
Mama: "dooor! Kamu kenapa sayang?"
Sisi: "gak apa apa kok ma"
Mama: "ayo dong cerita sama mamam"
Sisi: "gak ma, sisi itu lagi mikirin papa aja (bohong)"
Mama: "emang papa kenapa?"
Sisi: "kan 2hari lagi papa ulang tahun ma, jadi besok sisi mau beli kue sama kado ma. Mama gimana sih x_x"
Mama: "ya ampun sayang, mama lupa x_x"
Sisi: "maklum hehe oh ya ma, besok temeni sisi belinya ya?"
Mama: "oke deh, siaap sayang"
Sisi: "sisi kekamar dulu ya ma"
Keesokan harinya. Sisi dan mamanya pun membelikan kue dan kado untuk papa. Setelah selesai, tiba tiba Digo menelpon sisi ...
Digo: " loh dimana?"
Sisi: "ini baru selesai beli kue sama kado buat papa besok"
Digo: "oh iya iya. Besok acaranya pagi atau malam si?"
Sisi: "gak ada acara digo, kita hanya makan malam aja"
Digo: "oke deh"
Keesokan harinya. Dimana hari itu mama sisi dan sisi mengasih suprise buat papa sisi sepulang dari kerja
Suprise ...
Papa: "ya allah, sumpah papa seneng banget"
Sisi: "happy bday pa, love you"
Papa: "makasih sayang, love you too"
Mama: "happy bday ya pa"
Papa: "makasih ma"
Sisi: "oh iya pa, berhubung papakan ultah nih. Gimana kita makan malam diluar?"
Mama: "betul banget tuh pa"
Papa: "oke, ayo siap siap dulu"
Sisi: "yeeay, papa memang ayah yang terbaik sedunia! Love you papa"
Papa: "love you too sayang"
Mama: "mama engga ni?"
Sisi: "mama juga adalah ibu yang terbaik sedunia! Love you mama"
Mama: "gitu dong, love you too sayang"
Papa: "ayo, katanya mau makan malam diluar"
Sisi: "oke"
Sesudah makan malam. Keesokan harinya adalah hari senin, dimana Murid SMA Tunas Bangsa upacara seperti biasanya. Tiba tiba sisi pingsan ...
Nayla: "sisi (terkejut) digo ayo bawa keuks"
Digopun membawa sisi keuks. Setelah upacara selesai, digo dan nayla pun melihat keadaan sisi. Setiba diuks ...
Nayla: "loh gak kenapa kenapakan si?"
Sisi: "gue gak apa apa kok nay, tadi pusing aja
Digo: "oh iya dok, sisi kenapa ya?"
Dokter: "hanya kecapean aja kok dik"
Digo: "syukur deh. Oh iya dok kami balik kekelas dulu ya"
Nayla: "ao si kekelas"
Sisi: "iya"
Nayla: "tadi gue udah hubungi mama loh si"
Sisi: "iya nay, makasih ya"
Setiba dikelas ...
Sisi: "nay, kepala gue pusing lagi"
Nayla: "bentar si, kita tunggu mama loh dulu ya. Katanya tadi dia mau jemput loh"
Setiba mama sisi datang ...
Mama: "sisi"
Nayla: "ini tante, kepala sisi pusing lagi. Sebaiknya tante langsung bawa kerumah sakit aja untuk ngecek keadaan sisi tante"
Mama: "iya nay, temani tante kedepan ya. Ayo sayang kemobil"
Digo: "sini si gue bantu loh kemobil"
Sisi: "iya, makasih ya digo"
Mama sisipun membawa sisi langsung kerumah sakit dan menelpon papa sisi. Setelah dicek ...
Mama: "gimana dok?"
Dokter: "anak ibu terkena maag aja. Ini resepnya silahkan tebus kedepan"
Mama: "makasih ya dok"
Sesudah dokter memberitahukan keadaan sisi, keesokan harinya sisi tidak masuk sekolah dikarnakan tidak diperbolehkan mamanya ..
Sisi: "kenapa aku gak dibolehin buat masuk sekolah sih ma?"
Mama: "kamu itu harus istirahat dulu sayang. Ini sudah mama buatin bubur ayam khusus buat anak mama sisi yang paling cantik"
Sisi: "emang aku sakit apa ya ma? Makasih mama"
Mama: "kamu cuma maag biasa sayang, soalnya kamu itu paling males makan nasi sukanya ngemil mulu! Jadi kamu mulai hari ini harus makan teratur!"
Sisi: "tapi?"
Mama: "gak pakek tapi tapian!"
Sisi: "iya iya deh ma"
Setelah SMA mereka pulang sekolah. Nayla dan Digo menjenguk sisi ...
Nayla&digo: "sisi... Spada..."
Tiba tiba mama sisi membuka pintu dan memperbolehkan mereka menjenguk sisi ...
Mama: "eh kalian, ayo masuk"
Nayla: "makasih tante"
Digo: "sisinya mana tante?"
Mama: "iya, sisi ada didalam kamarnya. Nanti ya tante panggil dulu"
Mama sisipun memanggil. Waktu mama sisi lagi naik tangga untuk menjenguk sisi tiba tiba sisi menjerit ntah kenapa ...
Mama: "sisi!!! Digo nayla (teriak)"
Digo dan nayla pun menyusul. Setiba dikamar sisi ...
Sisi: "ma, sakit ma sakit"
Mama: "digo bantu tante bawa sisi buat kemobil didepan, tante mau bawah kerumah sakit lagi"
Digo: "iya tante, ayo si gue bantu"
Nayla: "hati hati digo"
Setelah dirumah sakit dan setelah dokter meriksa sisi lebih detil ternyata sisi dinyatakan terkena kanker otak ...
Mama: "apa dok? (Nangis)"
Nayla: "nk kenapa tante?"
Digo: "iya tante, sisi kenapa?"
Mama: "sisi terkena kanker otak :'("
Digo: "apa? (Nangis)"
Mama: "iya digo, ntar ya tante mau hubungi papa sisi dulu"
Papa sisipun datang ...
Papa: "ma?"
Mama: "pa, sisi belum sadarkan diri pa"
Papa: "sisi,, sisi,, ini papa sayang (nangis)"
Setelah sisi mendengar suara mama dan papanya tak lama kemudian sisi sadar dengan melihat mama dan papa menangis dihadapannya ...
Sisi: "ma,, pa,,"
Mama: "sisi"
Papa: "akhirnya kamu sadar juga sayang"
Sisi: "mama papa kenapa nangis?"
Mama: "gak nangis kok sayang"
Sisi: "kenapa aku belum pulang ma?"
Mama: "kamu disini dulu sayang"
Sisi: "lah kenapa ma? Lagian aku gak kenapa kenapakan ma?"
Mama: "kamu gak kenapa kenapa kok sayang (nangis lagi)"
Sisi: "mama kenapa?"
Mama: "kamu terkena penyakit,,,"
Papa: "penyakit biasa sayang (langsung)"
Sisi: "syukur deh"
Mama: "nanti, mama sama papa keluar dulu ya sayang"
Mama dan papap sisipun keluar ..
Mama: "apaan sih pa! Mama tadi mau kasih tau sisi tentang penyakitnya"
Papa: "mama yang apaan! Kalo mama kasih tau, nanti sisi berbuat macam macam"
Mama: "tapi pa? (Nangis lagi)"
Papa: "udahlah ma, kasihan sisi"
Mama: "sampai kapan pa kita sembunyikan ini terhadap sisi"
Papa: "sampai dia sangat sangat ingin tau keadaan yang sebenarnya ma"
Mama: "iya pa, ayolah kita kedalam"
Mama dan papa sisi masuk, dan nayla digo berpamitan untuk pulang ...
Digo: "om tante kita izin pulang dulu ya"
Mama: "iya, makasih ya digo"
Nayla: "misi om, tante"
Setelah nayla dan digo pulang. Mama dan papa sisi dipanggil oleh dokter ...
Suster: "permisi,,"
Mama: "iya sust?"
Suster: "dipanggil oleh dokter buk, diharapkan keruangannya segera"
Papa: "papa aja ya ma"
Mama: "iya pa"
Sust: "mari pak"
Setelah dirungan dokter...
Ternyata dokter menyarankan sisi diharuskan untuk kemo karena takutnya kanker yang diotaknya akan menyebar ...
Papa: "kemo dok?"
Dokter: "iya pak"
Papa: "baik dok, berapa pun uangnya saya akan bayar asal anak saya bisa sembuh dok! Tolong sembuhkan anak saya dok!"
Dokter: "saya akan berusaha sebaik baik mungkin untuk anak bapak. Tetapi pak efek dari kemo ini sangat banyak. Salahnya satunya adalah rambutnya anak bapak perlahan lahan akan rontok dan bahkan nantinya gundul"
Papa: "yang penting anak saya sembuh dok! Itu yang saya sangat harapkan! Tentang efek itu akan saya bicarakan dengan istri dan sisi"
Dokter: "baik pak, kemo dilakukan 3/4 hari lagi"
Papa: "baik, makasih banyak dok. Permisi"
Dokter : "sama sama pak, iya silahkan pak"
Setelah dari ruangan dokter, papa sisi langsung memberitahukan dengan istrinya ...
Mama: "tapi pa? Sisi belum tau dengan keadaannya"
Papa: "sebaiknya kita beri tau sekarang ma daripada terlambat ma"
Mama: "iya pa, ayo :')"
Menghampiri sisi ...
Mama: "sayang"
Sisi: "iya ma?"
Mama: "mama mau bicara. Tapi kamu janji gak akan sedih! Janji?"
Sisi: "iya ma, janji"
Mama: "sebenarnya *ragu*"
Sisi: "apa ma?"
Papa: "begini sisi"
Mama: "*disambung* kamu terkena kanker otak sayang"
Sisi: "ha, apa ma? Mama bercanda haha"
Mama: "iya si, engga ini mau gak bercanda ini mama serius sayang. Janji gak boleh sedih!"
Sisi: "*menahan air mata* terus gimana ma? Aku mau sehat ma! Mau cepet sembuh! Bantu sisi ma!"
Mama: "kamu harus kemo sayang"
Sisi: "aku mau ma, pa! Yang penting aku sembuh! Sisi mohon!"
Papa: "tapi?"
Sisi: "tapi apa pa?"
Papa: "efeknya sayang"
Sisi: "apapun efeknya aku gak peduli pa"
Papa: "apakah kamu siap kalo rambut mu nanti rontok bahkan menjadi gundul?"
Sisi: "gak apa apa kok pa :') sisi kuat!"
Papa: "baiklah sayang, papa selalu berusaha buat mencari yang terbaik untuk kamu"
Sisi: "iya pa (memeluk papa dan mamanya)"
Papa: " 3 atau 4 hari lagi kamu kemo sayang"
Sisi: " baik papa, sisi siap ;):')"
Setelah mendengar itu, sisi langsung menghubungi kedua sahabatnya ...
Nayla: "apa si? Loh serius mau kemo?"
Sisi: "iya nay, gua mau sembuh nay (nangis)"
Digo: "gue hargai keputusan loh kok si, yang penting loh harus kuat si. Gue sama nayla selalu ada buat loh"
Sisi: "makasih digo, udah ya nay dig gue mau istirahat dulu"
Nayla: "semangat ;)"
3hari kemudian, kemopun dimulai dan mama papa sisi beserta kedua sahabat sisipun selalu ada disamping sisi ..
Dokter: "bisakah dimulai kemo pertamanya si?"
Sisi: "iya dokter"
Kemopun dilaksanakan setelah kemo, sisi tak sadarkan diri selama 3jam. Setelah sadar sisipun langsung merasa mual ingin muntah ...
Sisi: "ma, ambilin itu (menunjuk wadah) perut sisi terasa mual ma.."
Sisipun muntah dan terus muntah,, setelah 2hari dirumah sakit sisipun dibolehkan pulang. Dirumahpun rambutnya sisi mulai rontok hingga sisi tak mempunyai rambut lagi ..
Sisi: "ma, sekarang sisi gaada rambut lagi. Sisi sekarang gundul ma (nangis)"
Mama: "sabar ya sayang, mama tau kamu sedih. Tapi inikan kemauan kamu (memeluk sisi)"
Sisi: "iya ma, sisi harus kuat :')"
Mama: "semangat sayang, mama yakin kamu pasti sembuh :')"
Sisi: "(mencium mamanya)"
Mama: "selalu berdo'a ya sayang"
Keesokan harinya, sisi berniat sekolah tiba tiba kepala sisi sakit dan jatuh didepan pintu kamarnya ...
Mama: "sayang, papa (teriak)"
Papa: "iya"
Mama: "buruan kerumah sakit pa"
Papa: "iya ma"
Setelah dirumah sakit, sisi sdar dan masih ingin sekolah. Akhirnya pun mama dan papa sisi mengizinkan sisi. Tiba tiba ketika sisi mau berdiri tetapi tidak bisa dan dengan terpaksa sisipun memakai kursi roda, karena semua itu efeknya dari kemo ...
Sisi: "ma, pa sisi gak bisa diri"
Dokter: "itu efek dari kemo si. Kamu mau pakek kursi roda?"
Sisi: "iya dokter"
Setelah disekolah, nayla dan digo sengaja menungguh sisi ...
Digo: "sisi"
Nayla: "kenapa loh pakek kursi roda dan tutup kepala si?"
Digo: "apa ini efeknya si?"
Sisi: "iya, gue terpaksa nay karena ini efeknya"
Nayla: "sabar ya si. Ayo digo kita bantu sisi buat kekelas"
Digo: "ayo"
Setelah didalam kelas ..
Sisi: "thanks ya guys"
Digo&nayla: "iya sisi"
Waktu pelajaranpun sudah selesai hingga jam akhir dan bel pulangpun berbunyi ...
Sisi: "aku duluan ya"
Digo: "nanti, gue mau bantu tungguhin supir loh sampe jemput loh si"
Sisi: "thanks ya digo"
Digo: "iya sisi, guekan udah janji buat ngelindungi loh"
Sisi: "(senyum)"
Digo: "itu dia si supir loh udah jemput, paaak (teriak)"
Supir: "iya,,"
Sisi: "makasih ya digo, gue duluan "ayo pak""
Supir: "iya non, permisi mas"
Setelah dirumah ...
Sisi: "assalammualaikum,,"
Mama: "waalaikumsallam, udah pulang sayang?"
Sisi: "iya ma, papa masih dikantor ya ma?"
Mama: "iya sayang, papa kamu lembur"
Sisi: "pasti gara gara sisikan ma?"
Mama: "bukan sayang. Gi mama anter kamu kekamar terus tidur siang ya"
Sisi: "tapi mama gak bohong kan? Oke deh ma"
Mama: "engga dong sayang, ayo kita keatas"
Dikamar sisi,,
Sisi: "ma (menarik tangan mama)"
Mama: "iya sayang?"
Sisi: "apa mama ngebolehin sisi buat pacaran?"
Mama: "kenapa? Boleh kok tapi pacarannya yang anak anak aja sayang"
Sisi: "gak apa apa si ma hehe"
Mama: "ayo kenapa"
Sisi: "engga ma"
Mama: "kayanya ada yang lagi jatuh cinta nih"
Sisi: "apaan sih ma, udah udah sisi mau tidur siang dulu"
Mama: "ciee, iya iya sayang"
Sisipun tertidur, dan mama sisipun masuk kekamar sisi dan menatap wajah sisi terus menangis. Keesokan harinya suara sisi pun tak bisa keluar hingga makan pun dia susah menelan ..
Mama: "sayang?"
Sisi: "(diam)"
Mama: "papa, sisi kenapa?"
Papa: "si, kamu kenapa sayang? Ayo jawab (mengetuk pintu kamar sisi)"
Mama: "cobah papa buka paksa pintunya, mama kuatir nih pa (nangis)"
Papa: "iya ma, mama menjauh sedikit"
Pintu kamar sisipun terbuka, mama dan papa sisi terkejut melihat sisi dibawah lantai sambil menangis ...
Mama: "kamu kenapa sayang?"
Sisi: "(diam&menangis)"
Papa: "ini pasti efek dari kemao ma, sebaiknya sisi tidak sekolah untuk hari ini"
Setelah kemo pertama, sisipun ngelanjutkan kemo keduanya dan setelah kemo kedua selesai sampai kemo kelima sisi pun malah bertamabh lemah dan akhirnya dokter tak bisa membantu apa apa lagi ...
Sisi: "ma, sisi gak sanggup lagi (nangis)"
Mama: "kamu harus kuat sayang!!!"
Sisi: "pa, sisi gak kuat pa!"
Papa: "sisi! Kamu harus yakin kalo kamu pasti sembuh!"
Tiba tiba nayla dan digo pun datang ...
Digo: "sisi (nangis)"
Nayla: "sisi"
Sisi: "iya"
Digo: "gue mau jujur sama loh si kalo gue suka sama loh! Gue sayang sama loh! Gue gak mau kehilangan loh si!"
Sisi: "guepun begitu tapi apa boleh buat! Gue ini gak lama lagi hidup digo, mending loh cari yang lain!"
Digo: "gak! Loh maukan jadi pacar gue? Om tante bolehkan?"
Sisi: "(melihat mama papa sambil senyum) mau digo :')"
Mereka pun jadian, 10 menit kemudian sisipun tak sadarkan diri dan akhirnya meninggal ...
Mama&papa: "sayaaang!! (Nangis)"
Digo: "sisi! Dokterrrr (teriak)"
Dokterpun datang ,,
Dokter: "maaf, sisi sudah tidak bisa tertolongkan"
Mama: "tidak mungkin dok! Tidak mungkiiin! (Nangis)"
Digo: "sisiiiiiiiiii... (Teriaak)!!!"
Nayla: "sisisi!!! (Nangis)"
Digo: "ini gak mungkin!!"
Nayla: "sabar om, tante, digo"
Digo: "ini hanya mimpikan nay?"
Nayla: "engga digo! Ini nyata! (Nangis)"
Digo: "sisiiiiiiiiiii ( teriaaak ) !!"
Setelah dimakamkan, digo, nayla dan orang tuanya sisipun tetap dimakamnya sisi ..
Mama: "sayang, mama ikhlas :') semoga kamu tenang dialam sana"
Papa: "ayo pulang ma"
Mama dan papa sisipun pulang dan ,,,
Digo: "ini mimpikan nay? Ini mimpikan?"
Nayla: "gak digo! Ini nyata nyata nyata! Loh jangan gini dong digo?!!!"
Digo: "tapi nay? (Nangis)"
Nayla: "ayo kita pulang"
Malampun datang, digo dan yang lainpun sangat terpukul ..
Dirumah sisi ...
Mama: "sisi (senyum)"
Papa: "ma! Apa apaan sih! Sisi gaada lagi ma! (Nangis)"
Mama: "gak! Sisi sekarang didepan mama dia tersenyum pa"
Papa: "(langsung memeluk mama)"
Dirumah digo, digo pun melamun dia tak yakin kejadian ini. Tiba tiba saat digo melamun dia mendengar ada yang memanggilnya dan digopun melihat sisi ...
Digo,,, digo,,
Digo: "sisi, loh ada disini?"
Sisi: "(senyum)"
Digo: "makasih loh sudah mau jadi pacar gue walaupun hanya 10menit :')"
Sisi: "(senyum)"
Sisipun menghilang ..
Digo: "sisiiiiiiiiiiiii!!!!!!!!! (Teriaak)"
Selesai!
Regard by,
Putri Melani ( Putrimelani On IG)